Mulai Bulan Agustus Depan Pemerintah Akan Blokir 5 Merk Smartphone Terkenal




Ingin membeli HP canggih dalam waktu dekat-dekat ini? Ingin membeli HP yang tidak dijual di Indonesia? Tunggu dulu, guys!
Mulai detik ini, sepertinya kamu harus berhati-hati untuk membeli HP agar tidak diblokir oleh pemerintah!
CONSTRUCTION SIMULATOR 2 HOT MOD APK 1.14 UNLIMITED MONEY

Kamu nggak mau, kan sudah beli HP mahal-mahal endingnya malah nggak bisa dipakai sama sekali?
Apa saja 5 HP yang kemugkinan akan diblokir oleh pemerintah? Simak baik-baik ya, guys!
Kelima merek dan tipe HP ini sangat terkenal karena banyak kelebihannya. Sayangnya, kelima HP ini tidak akan masuk secara resmi ke Indonesia alias BM/Tidak resmi.
Seperti yang kita ketahui, pemerintah berencana untuk memblokir setiap HP BM yang tidak terdaftar secara resmi secara berkala mulai Agustus 2019 nanti.
Ada wacana bahwa HP BM hanya akan diberi waktu 2 tahun untuk tetap bisa digunakan di Indonesia sebelum akhirnya benar-benar tidak bisa digunakan di Indonesia.
Nah, daripada kamu membuang-buang uang kamu untuk HP BM yang nantinya malah tidak bisa kamu gunakan, ada baiknya kamu tidak membeli 5 HP ini!

1. Black Shark 2


Siapa sih yang nggak tau dengan Black Shark 2? Salah satu HP gaming terbaik yang ada saat ini?
Dengan Prosesor Snapdragon 855 dan pilihan RAM hingga 12 GB, tentu saja membuat HP ini menjadi incaran para pro player gamer mobile yang menginginkan performa garang, namun harganya masih masuk akal.
Sayangnya, HP ini tidak dijual secara resmi di Indonesia meski sudah dijual secara global beberapa bulan lalu. Kalaupun ada yang menjualnya, 100% itu adalah produk black market.
Pikir-pikir lagi deh, geng, kalau mau beli HP ini. Sayangkan kalau ternyata HP ini nggak bisa dipakai di Indonesia?

2. OnePlus 7/OnePlus 7 Pro

Sempat membuat kontroversi dengan sertifikasi anti air yang ada di One Plus 7 Pro, seri One Plus 7 tetap menjadi idola banyak orang yang menginginkan HP flagship.
Banyak YouTuber dalam dan luar negeri memberi kesan positif terhadap performa ngebut HP ini.
Kamu penasaran dengan One Plus 7 series dan ingin membelinya? Tunggu dulu! HP ini tidak dijual secara resmi di Indonesia loh, geng! Sayang banget ya, guys.

3. Xiaomi Mi 9

Seri flagship dari Xiaomi ini menjadi buah bibir saat peluncurannya. Alasannya jelas, dengan spesfikasi gahar khas Xiaomi berpadu dengan harga miring yang ditawarkannya.
HP ini sebenarnya baru-baru ini dijual secara global oleh Xiaomi. Sayangnya, tipe HP Xiaomi yang satu ini tidak akan masuk ke Indonesia secara resmi.
Yakin nih, guys masih mau beli Xiaomi Mi9?

4. iPhone

Yakin iPhone punya kamu bukan barang BM? Coba cek IMEI iPhone kamu dulu, guys, untuk membuktikan keaslian HP kamu.
Seperti yang kita ketahui, di Indonesia banyak sekali iPhone versi black market yang dijual secara bebas baik di toko online maupun offline.
Meskipun harga yang ditawarkan lebih murah dari harga resminya, iPhone BM sepertinya akan sepi peminat apabila peraturan pemerintah mengenai pemblokiran HP ilegal mulai diberlakukan.
Tipe iPhone apapun, apabila ia adalah produk BM sepertinya tidak akan bisa digunakan lagi di Indonesia.

5. Sony Xperia 1

Sony Xperia 1 ini sempat heboh saat pertama kali dikabarkan akan diproduksi oleh Sony. Bagaimana tidak, layarnya memiliki rasio 21:9, sangat tidak wajar digunakan pada smartphone.
Kamera HP ini juga disebut sebagai salah satu yang terbaik yang pernah Sony ciptakan. Terlebih Sony sepertinya sempat menepi sejenak dengan tidak terlalu banyak memproduksi smartphone belakangan ini.
Sayang HP ini tidak bisa kamu beli secara resmi di Indonesia. Pasalnya sudah sejak beberapa tahun lalu merek HP ini hengkang dari Indonesia.

Beli Ponsel di Distributor Resmi
Ponsel black market banyak dijajakan lewat online agar tidak gampang terendus. Menawarkan produk yang tidak ada di Indonesia dan harga lebih murah. Kamu tidak dapat mengecek IMEI di awal, sehingga bisa jadi ponsel tersebut barang BM.
Kekhawatiran lain, kamu bisa saja menjadi korban penipuan barang rekondisi (bekas dibilang baru), karena hanya bermodal kepercayaan. Jadi lebih baik beli ponsel di distributor resmi, bukan abal-abal. Harga lebih mahal sedikit tidak apalah, yang penting kan ponsel tersebut benar-benar baru, legal, dan mendapat garansi resmi dari prinsipal.

No comments